PEMAKNAAN LEKSIKON KEKERABATAN PADA BAHASA JAWA YANG TELAH TERINTEGRASI KE DALAM BAHASA INDONESIA: KAJIAN NATURAL SEMANTIC METALANGUAGE

Authors

  • Maftukhin Ariefian Universitas Tidar
  • Salsabilla Syifa Syahirah Universitas Tidar
  • Herpindo Herpindo Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.62107/mab.v17i2.788

Keywords:

Etnolingusitik; NSM; Leksikon kekekrabatan bahasa Jawa; Integrasi Bahasa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbedaan pemaknaan pada leksikon kekerabatan bahasa Jawa yang telah terintegrasi ke dalam bahasa Indonesia serta mengungkap perbedaan tersebut melalui eksplikasi teori natural semantic metalanguage (NSM). Data pada penelitian ini bersumber dari penggunaan leksikon kekerabatan tersebut pada bahasa Jawa dan bahasa Indonesia, yaitu (KBBI) Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi keenam/versi web Sipebi. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode penyediaan data berupa metode simak.Terdapat lima tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini, yakni (1) menggunakan teknik sadap, (2) dilanjutkan dengan teknik simak libat cakap (SLC), teknik sadap dan teknik libat cakap digunakan guna mencari data lisan, (3) kemudian menggunakan teknik catat guna mencatat sumber data tertulis, (4) langkah analisis data berdasarkan teori NSM, (5) dan mengklasifikasikan, membandingkan, serta menjabarkan data secara desksriptif. Hasil temuan berupa adanya perbedaan pemaknaan dalam penggunaannya pada bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. Perbedaan tersebut ditemukan pada kata pakdhe, budhe, mas, mbak, dan adhik atau adik. Pola-pola yang ditemukan dalam perbedaan tersebut berupa penyempitan konteks pemaknaan dari B1 ke B2. Pola penyempitan konteks pemaknaan tersebut dilatarbelakangi oleh adanya bias budaya pada B1 yang tidak diketahui atau jarang diketahui oleh penutur B2. Penjabaran pemaknaan leksikon dalam bahasa Jawa dan bahasa Indonesia dapat membantu mengurangi kesalahpahaman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adawiyah, R. (2021). Verba Tindakan Nosi `Membawa` Bahasa Bima: Kajian Metabahasa Semantik Alami. MABASAN. https://doi.org/10.26499/mab.v15i2.461.

Agustina. (2017). Interferensi Bahasa Indonesia Terhadap Pemakaian Bahasa Inggris Pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama. Litera Jurnal Bahasa Dan Sastra, 3(1), 98–109. jurnal.undhirabali.ac.id.

Ali, F. (2016). Sunda-“Java” and The Past : A Socio-Historical Reflection. Insaniyat: Journal of Islam and Humanities, 1(1). https://doi.org/10.15408/insaniyat.v1i1.4350.

Br Sembiring, H., & Mulyadi, M. (2019). Peralatan Dapur Dalam Bahasa Karo Kajian Metabahasa Semantik Alami. Basastra, 8(2), 129. https://doi.org/10.24114/bss.v8i2.14466.

Darmojuwono, S. (2011). Peran unsur etnopragmatis dalam komunikasi masyarakat multikultural. Linguistik Indonesia.

Goddard, C., & Wierzbicka, A. (1994). Semantic and Lexical Universals: Theory and Empirical Findings. Studies in Language Companion Series (SLCS) v. 25.

Goddard, C., & Wierzbicka, A. (2016). ‘It’s mine!’. Re-thinking the conceptual semantics of “possession” through NSM. Language Sciences, 56, 93–104. https://doi.org/10.1016/j.langsci.2016.03.002.

Hermawan, M. S., & Loo, M. K. (2019). The Construction of Kekeluargaan as an Indonesia’s Organizational Culture. Jurnal Humaniora, 31(1), 1. https://doi.org/10.22146/jh.42851.

Hidayat, S. J. A. (2013). Leksikon Bahasa Jawa Dalam Bahasa Sunda Di Kabupaten Brebes. Adabiyyāt: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 12(1), 101. https://doi.org/10.14421/ajbs.2013.12105.

Mahsun. (2014). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, dan Tekniknya. In Metode, dan tekniknya. Jakarta: Rajawali Press.

Ngalim, A. (2011). Wacana Khas Komunikasi Promosi Perbankan dalam Kajian Sosiolinguistik. Muhammadiyah University Press.

Dicta, P. N., Rafli, Z., Ansoriyah, S. (2021). Perbandingan Leksikon Bahasa Jawa Dialek Malang dan Bahasa Jawa Dialek Blitar. Jurnal Bastrindo, 2(2), 125–137. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jb.v2i2.278.

Rohmanu, A. (2016). Acculturation of Javanese and Malay Islam in Wedding Tradition of Javanese Ethnic Community at Selangor, Malaysia. KARSA: Jurnal Sosial Dan Budaya Keislaman, 24(1), 52. https://doi.org/10.19105/karsa.v24i1.1008.

Sarnila S, Ahmad Toha, & Amal Akbar. (2022). Interferensi dan Integrasi Bahasa Makassar dengan Bahasa Indonesia. Jurnal Konsepsi, 11(2).

Sholihah, R. A. (2018). Kontak Bahasa: Kedwibahasaan, Alih Kode, Campur Kode, Interferensi, Dan Integrasi. The 3rd Annual International Conference on Islamic Education.

Suryadi, M. (2017). Peran Keluarga Muda Jawa terhadap Penggunaan Bahasa Jawa pada Ranah Keluarga di Lingkungan Perkampungan Kota Semarang. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 12(2), 14. https://doi.org/10.14710/nusa.12.2.14-23.

Weinreich, U., & Martinet, A. (2010). Languages in contact: Findings and problems. In Languages in Contact: Findings and Problems. https://doi.org/10.1515/9783110802177.

Wierzbicka, A. (2006). Semantic Primitives. In Encyclopedia of Language & Linguistics (pp. 134–137). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B0-08-044854-2/01073-7.

Wierzbicka, A. (2014). Words & Meaning. Oxford University Press.

Zen, E. L. (2021). Javanese Language As An Ethnic Identity Marker Among Multilingual Families In Indonesia. Linguistik Indonesia, 39(1), 49–62. https://doi.org/10.26499/li.v39i1.195.

Published

2023-12-29

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 1745 times