LA HILA: SASTRA EKOLOGI MBOJO SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PELESTARIAN PARAFU DI WILAYAH MBOJO

Authors

  • Nining Nur Alaini BRIN

DOI:

https://doi.org/10.26499/mab.v16i1.511

Keywords:

sastra; ekokritik; pelestarian lingkungan

Abstract

Hubungan antara manusia dan alam sekitarnya melahirkan banyak kebutuhan, yang salah satunya adalah kebutuhan untuk melestarikan lingkungan alam sekitarnya, sehingga alam tetap terjaga kelestariannya dan dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kajian terhadap cerita rakyat La Hila bertujuan untuk menjawab permasalahan tentang bagaimana sebuah karya sastra berkontribusi terhadap pelestarian dan keseimbangan lingkungan. Dari data yang berupa cerita rakyat La Hila diperoleh data yang berhubungan dengan masalah lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian mata air. Melalui metode analisis deskriptif kualitatif berdasarkan teori semiotik dari sudut pandang ekokritik, yang dilakukan terhadap cerita rakyat La Hila, diperoleh hasil analisis yang menggambarkan hubungan manusia dengan mata air sebagai sumber kehidupan dan keperdulian terhadap usaha pelestarian lingkungan, khususnya lingkungan mata air. Dari hasil analisis yang dilakukan, juga bisa dilihat bahwa karya sastra memiliki fungsinya yang lain dalam kehidupan nyata, tidak hanya sebagai penghibur di kala senggang semata, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar kita.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bima. 2020. Kecamatan Donggo dalam Angka 2020. CV. Maharani.

Bunanta, Murti. 1998. Problematika Penulisan Cerita Rakyat untuk Anak di Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Danandjaya, James. 2007. Folklor Indonesia, Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-Lain. Jakarta: I PT Pustaka Utama Grafiti.

Erdiningtyas, Dyah dan Victor Winarto. 2012. Mau Tahu tentang Bambu?. Kementerian Kehutanan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan, Pusat Penyuluhan Kehutanan.

Endraswara, Suwardi. 2016. Metodologi Penelitian Ekologi Sastra, Konsep, Langkah, dan Penerapan. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).

Hutomo, Suripan Sadi. 1987. Cerita Kentrung Sarahwulan di Tuban. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penelitian dan Pembinaan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Kodoatie, R.J. dan Sjarief, Rustam, 2005. Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Kurniawan, Heru. 2012. Teori, Metode, dan Aplikasi Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Liaw, Yock Fang. 1991. Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik. Jilid I dan II. Jakarta: Erlangga.

Magnis-Suseno, Franz. 2001. Etika Jawa Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Malingi, Alan. 2020. Bunga Rampai Legenda Tanah Bima. Mataram.

M. Setiadi, Elly dan Usman Kolip. 2011. Pengantar Sosiologi Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial: Teori, Aplikasi, dan Pemecahannya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Nur Alaini, Nining. 2003. “Babad Kedhiri: Suntingan Teks dan Analisis Struktural Claude Levi-Strauss”. Tesis. Universitas Gadjah Mada.

Nurlide. 2020. “Ekokritik Sastra Lisan dalam Cerita Rakyat Lae Angkat”, Jurnal Madah. Vol. 11.

Ratna, Nyoman Kutha. 2003. Paradigma Sosiologi Sastra. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Suroso, 2016. “Penyelamatan Sumber Mata Air bagi Kehidupan”. Kehutanan dan Perkebunan DIY.

Potensi Bambu Sebagai Tanaman Konservasi DAS. Diakses di http://balitri.litbang.deptan.go.id/index.php/inovasi-teknologi/4-artikel/77-potensi-bambu-sebagai-tanaman-konservasi-daerah-aliran-sungai pada tanggal 10 Agustus 2014.

Published

2022-06-10

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 53 times