ASPEK-ASPEK KELISANAN DALAM HIKAYAT UPU DAENG MENAMBUN

Authors

  • Nur Fajar Septiana Universitas Sebelas Maret
  • Asep Yudha Wirajaya Universitas Sebelas Maret Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.26499/mab.v16i1.480

Keywords:

kebudayaan lisan; aspek kelisanan; Hikayat Upu Daeng Menambun

Abstract

Karya sastra merupakan hasil pola pikir manusia yang dituangkan dalam bentuk tulisan, sehingga karya sastra dapat digunakan sebagai gambaran bagaimana kehidupan pada zaman karya sastra itu lahir. Dalam proses penghadiran karya sastra tidak lepas dari kebudayaan yang hidup dalam masyarakat, salah satunya adalah kebudayaan lisan yang hidup dan berkembang dalam masyarakat sejak zaman niraksara hingga saat ini. Penelitian ini membahas mengenai aspek-aspek kelisanan yang terkandung dalam teks Hikayat Upu Daeng Menambun yang bertujuan untuk mengetahui kebudayaan lisan pada zaman naskah Hikayat Upu Daeng Menambun tersebut muncul. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam teks Hikayat Upu Daeng Menambun memiliki dua aspek kelisanan yang menonjol, yaitu aditif alih-alih subordinatif dan empatis-parsipatif alih-alih berjarak secara objektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim. (1846). Hikayat Upu Daeng Menambun. Leiden University.

Baried, S. B. et. al. (1985). Penganiar Teori Filologi. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Braginsky, V. (2004). The Heritage of Traditional Malay Literature: A Historical Survey of Genres, Writing and Literary Views. KITLV Press.

Creswell, J. W. (2008). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative Research Fourth Edition. Pearson.

Danandjaja, J. (1997). Metode Penelitian Kepustakaan. In Antropologi Indonesia (Vol. 52, pp. 82–92).

Devianty, R. (2017). Bahasa Sebagai Cermin Kebudayaan. Jurnal Tarbiyah, 24(2), 226–245.

Djamaris, E. (2002). Metode Penelitian Filologi. CV Manasco.

Effendi, M. Z., & Wirajaya, A. Y. (2019). Kajian Resepsi Terhadap Teks Futūhu ’l-‘Ārifīn. Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara, 10(2), 209–224.

Emilda. (2019). (Printed) ISSN 2598-3202 (Online) ISSN 2599-316X. Jurnal Kredo, 3(1), 157–163.

Fang, L. Y. (2018). A History of Classical Malay Literature. In A History of Classical Malay Literature. https://doi.org/10.1355/9789814459891

Herdiansyah, H. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Salemba Humanika.

Ismawati, E. (2013). Pengajaran Sastra (1st ed.). Penerbit Ombak.

Kurniawan, B. (2019). Aspek-Aspek Kelisanan dalam Prosa Liris Pengakuan Pariyem Karya Linus Suryadi Ag. Mabasan, 8(1), 14–33. https://doi.org/10.26499/mab.v8i1.269

Kurniawan, M. A. (2020). View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk. BAHASTRA, 26(1), 274–282.

Kustyarini. (2012). Sastra dan Budaya Jawa. Likhitaprajna, 16(2), 1–12.

Lincoln, Y. S. (1994). Handvbook of Qualitative Research.

Ong, W. J. (2013). Kelisanan dan Keaksaraan. Penerbit Gading.

Raco, J. (2018). Metode penelitian kualitatif: jenis, karakteristik dan keunggulannya. https://doi.org/10.31219/osf.io/mfzuj

Saputra, K. H. (2011). Satra Lama Tulis dalam Ranah Sastra Jawa. Jumantara, 2(1), 1–19.

Saputri, H. (2020). Syair Jaran Tamasa: Suntingan Teks dan Analisis Kelisanan Walter J. Ong. Universitas Sebelas Maret.

Sari, M., & Asmendri. (2018). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Penelitian Kepustakaan (Library Research) Dalam Penelitian Pendidikan IPA, 2(1), 15.

Sastrowardoyo, S., Damono, S. D., & Achmad, A. K. (1985). Anthology of Asean literatures. Oral Literature of Indonesia. The ASEAN Committee on Culture and Information.

Sufanti, M., & Fatimah, N. (2013). Relevansi karya sastra di surat kabar dengan pembelajaran sastra di sekolah menengah pertama. Kajian Linguistik Dan Sastra, 25(1), 1–11.

Teeuw, A. (1984). Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Dunia Pustaka Jaya.

Tylor, E. B. (1871). Primitive Culture: Researches Into yhe Development of Mythology, Philosophy, Re;igion, Art, and Custom. Cambridge University Press.

Winstedt, R. (1991). A History of Classical Malay Literature. Oxford University Press.

Wirajaya, Asep Yudha, dkk. (2020). Tekstologi: Mengulik Khazanah Kesusastraan Melayu Klasik (M. T. Handayani (ed.)). Oase Pustaka.

Wirajaya, A. Y. (2015). Tekstologi. Awan Pustaka.

Wirajaya, A. Y. (2019). Estetika Puitik Kesusastraan Melayu Klasik. Oase Pustaka.

Wirajaya, A. Y. (2020). Tekstologi Penerapan Teori (Ketiga).

Wirajaya, A. Y., Sudardi, B., Istadiyantha, & Kurniawan, B. (2021). The Transformation of the Dhukutan Oral Tradition into a Dance Film. 36–42. https://doi.org/10.2991/ASSEHR.K.210918.008

Published

2022-06-09

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 40 times