Nilai Didaktis Syair Lagu Ier Pare pada Masyarakat Etnis Sikka Krowe di Kabupaten Sikka

Authors

  • Marlin E. Lering IKIP Muhammadiyah Maumere
  • Gisela Nuwa IKIP Muhammadiyah Maumere
  • Nur Syamsiah Syamsiah IKIP Muhammadiyah Maumere

DOI:

https://doi.org/10.26499/mab.v15i1.419

Keywords:

Didactive values, song lyrics, Ier Pare

Abstract

Nilai-nilai didaktif dalam syair lagu Ier pare pada masyarakat etnis Krowe merupakan suatu bentuk pengangkatan kembali nilai kearifan lokal setempat yang diyakini dapat memberikan nilai-nilai kehidupan yang tergerus oleh perubahan zaman. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai didaktif dalam syair lagu Ier pare pada masyarakat etnis Sikka Krowe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan studi kepustakaan. Analisi data dilakukan dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terkait nilai-nilai didaktif dalam syair lagu ier pare pada masyarakat Sikka Krowe menunjukkan bahwa: Pertama, Nilai Kecerdasan atau intelektual berarti dalam menghadapi persoalan hidup hendaknya menggunakan segala akal kemampuan untuk mengatasinya. Kedua, nilai harga diri diperoleh dari proses pencarian benih yang terbaik di tempat yang jauh. Benih yang terbaik identik dengan kualitas diri seseorang. Ketiga, nilai sosial dimaknai sebagai semangat solidaritas dan memahami diri tidak dapat hidup sendirian tanpa orang lain. Keempat, nilai cita-cita hidup yang dimaknai dengan segala hal yang dikerjakan saat ini dengan tekun akan membuahkan hasil yang baik. Kelima, nilai sopan santun berarti sikap taat dan patuh terhadap hal yang disepakati bersama. Keenam, nilai kemurnian diri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, Titien. 2018. "Membangun Manajemen Kearifan Lokal (Studi pada Kearifan Lokal Orang Banjar)". Jurnal Riset Inspirasi Manajemen dan Kewirausahaan. Vol. 2, No. 2: hal. 120-129.

Ali, M. Natsir. 1984. Dasar-dasar Ilmu Mendidik. Jakarta: Mutiara

Alwi, Hasan, et al. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ke‐3. Jakarta: Balai Pustaka. Departemen Pendidikan Nasional.

Ambarwati, Putri. 2019. “Nilai SosialMasyarakat Madura Dalam Kumpulan Syair Lagu Daerah Madura”. Satwika, Vol. 3, No. 1. Hal. 54-64.

Baedowi, Ahmad. 2015. Calak Edu 4: Esai-esai Pendidikan 2012-2014. Pustaka Alvabet. Diakses tanggal 2 April 2020.

Basyari, H. Iin Wariin. 2014. NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL (LOCAL WISDOM) TRADISI MEMITU PADA MASYARAKAT CIREBON (Studi Masyarakat Desa Setupatok Kecamatan Mundu), Jurnal Edunomic, Vol. 2, No. 1, Hal. 47-56.

Darmawati, Besse. 2008. Nilai Religius dalam Lagu­lagu Bugis. Makassar: Balai Bahasa Ujung Pandang.

Depdiknas. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Effendi, dkk. 1998. Perubahan Nilai Upacara Tradisional pada Masyarakat Pendukungnya (Upacara Adat Perkawinan Suku Bangsa Lembak di Kotamadya Bengkulu). Bengkulu: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Jehwae, Aminoh. 2012. Membina Kedamaian Di Wilayah Sempadan Selatan Thailand Melalui Lagu Rakyat Melayu Patani, Jurnal Penelitian Pendidikan, Vol. 11, No. 2, Hal. 1-12.

Kasanova, Ria. 2019. Nilai-Nilai Didaktis dalam Novel “Matahari Di Atas Gilli” Karya Lintang Sugianto, Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Vol. 6, No. 2. Hal. 47-58.

Kirom, Syahrul. 2011. Filsafat Ilmu dan Arah Pengembangan Pancasila: Relevansinya Dalam Mengatasi Persoalan Kebangsaan, Jurnal Filsafat Vol. 21, No. 2, hal. 99-17.

Lestari, Ummu Fatimah Ria. 2012. Unsur Didaktis Dalam Syair Lagu Rakyat Papua, ATAVISME, Vol. 15, No. 2, Edisi Desember 2012: hal. 247—259.

Muchson, Abdurrohman Samsuri. 2015. Dasar-Dasar Pendidikan Moral Basis Pengembangan Pendidikan Karakter, Yogyakarta: Ombak Press.

Mulyasa. 2008. Filsafat Pendidikan Meneropong Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Penddikan Nasional. Jakarta: Remaja Rosda Karya.

Mustari, Mustafa. 2011. Konstruksi Filsafat Nilai: antara Normatifitas danRealitas, Cet. I. Makassar: Alauddin Pers.

Nugroho, Yosaphat Yogi Tegar. 2021, Karakteristik Lagu Rakyat dan Pentingnya Pengarsipan Kesenian Lokal Indonesia, Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaringan, Vol. 3, No. 2, Hal. 146-155.

Nuwa, Gisela. 2020. Lokal Geniu Po’o. Maumere: IKIP Muhammadiyah Maumere.

Nuwa, Gisela. 2020. Nilai-Nilai Kearifan Lokal Gong Waning Pada Masyarakat Etnis Sikka Krowe Sebagai Sumber Pendidikan Karakter, Jurnal EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran, Vol. 1, No. 2, Hal. 48-53

Sadik, A. Sulaiman. 2011. Madura oh Maduraku. Pamekasan: Sinar Pustaka Jaya.

Siswanto, Sukardi Gau, Awalistiyani Irma K. 2006. Unsur Didaktis dalam Cerita Rakyat Nabire dan Enarotali. Jayapura: Balai Bahasa Jayapura.

Subardi. 2008. ”Mengenal Musik Rakyat Papua dengan Lagu Rakyat dan Alat Musik Tradisionalnya.” Makalah Lokakarya Pelatihan Musik Rakyat Daerah Papua Tahun 2008. Jayapura.

Subardi. 2011. Deskriptif Kualitatif Sebagai Suatu Metode Dalam Penelitian Pertunjukan, Jurnal Harmonia, Vol. 11, No. 2, Hal. 173-179.

Sutriadi. 2019. ”Representasi Nilai-Nilai Moral Dalam Syair Lagu Daerah Madura”. Nosi, Vol. 7, No. 1. Hal. 30-39.

Wawengkang, Nontje Deisye. 2007. ”Nilai‐Nilai Didaktis dalam Lirik Lagu Daerah Minahasa”, dalam Jurnal Kawanua Terbitan Pertama Tahun 2007, hlm. 138-155. Manado: Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara.

Win. 2018. “Nilai Moral dan Sosial Dalam Album Paradox Karya Isyana Saraswati”. Diksatrasia, Vol. 2, No.1. hal. 46-54.

Wua, Haris. 2015. Bentuk dan Makna Turturan Kabhanti Manari Pada Masyarakat Muna, Jurnal Humanika No. 15, Vol. 3, hal. 1-20.

Published

2021-06-30

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 91 times