TINDAK TUTUR DAN KEMAMPUAN PERCAKAPAN ANAK BATITA

Authors

  • Hasnawati Nasution Kantor Bahasa Lampung

DOI:

https://doi.org/10.26499/mab.v14i2.404

Keywords:

Kata kunci: batita, tindak tutur, kemapuan percakapan, daya ilokusi, batita; tindak tutur; kemampuan percakapan; daya ilokusi

Abstract

Seorang Anak mulai berkomunikasi dengan mengucapkan satu suku, dua suku kata dan akhirnya dapat mengungkapkan sebuah kalimat. Saat anak mulai berkomunikasi, dia ingin orang dewasa memahami maksudnya meskipun kata yang diucapkannya belum sempurna. Anak berusaha mengungkapkan keinginannya dengan segala keterbatasan pemerolehan bahasanya. Apakah orang disekitarnya memahami keingunan si anak? Bagaimanakah orang dewasa memahami kalimat tersebut sebagai permintaan, pertanyaan, atau pernyataan? Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tindak tutur yang dilakukan oleh anak batita dan kemapuan komunikasi dalam hal ini proses percakapannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian ini  adalah segala perkembangan pemerolehan bahasa anak baik berupa kata, frasa, kalimat, dan segala tindakan komunikasi anak sejak anak berusia 8 bulan hingga 34 bulan. Sampel penelitian ini adalah seorang anak bernama Bintang yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu. Data dikumpulkan menggunakan teknik rekam dan catat. Selanjutnya data dianalisis dengan mendeskripsikan kemapuan bahasa anak untuk mengetahui daya ilokusi sebagai akibat dari ujaran si anak. Data juga dianalisis untuk mengetahui pemerolehan kalimat dan kata pada anak, serta kemampuannya dalam memahami giliran berkomunikasi. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui bahwa anak sudah mampu mengujarkan kalimat atau kata yang memiliki daya ilokusi berupa pernyataan, permintaan, dan perintah, serta telah menerapkan aturan giliran berbicara partisipan dalam sebuah percakapan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa anak batita telah mampu menerapkan perilaku tindak tutur dan memiliki kemampuan percakapan yang dapat dipahami oleh orang sekitarnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bachari, A. D. (2017). Pragmatik: Analisis Penggunaan Bahasa (M. Fasya (ed.)). Penerbit Prodi Linguistik SPS UPI.

Dardjowidjojo, S. (2018a). Echa; Kisah Pemerolehan Bahasa Anak Indonesia (2nd ed.). Penerbit Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

Dardjowidjojo, S. (2018b). Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia (2nd ed.). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Kridalaksana, H. (1993). Kamus Linguistik. PT Gramedia Pustaka Utama.

Linell, P. (1998). Approaching Dialogue: Talk, Interaction and Contexs in Dialogue Perspectives. John Benyamins Publishing Company.

Rusminto, E. N. (2010). Memahami Bahasa Anak-anak. Penerbit Universitas Lampung.

Searle, J. R. (1969). Speech Act; An Essay in the Philosophy of Language. Cambridge University Press. https://doi.org/https://doi.org/10.1017/CBO9781139173438

Shinta, Q. (2010). Pemerolehan Pragmatik Dalam Bahasa Anak Studi Kasus Prinsip Kerja Sama – Maksim Grice Pada Anak Usia Enam (6) Tahun. Dinamika Bahasa Dan Ilmu Budayag, Vol.4, No, 66–82.

Siddiq, M. (2019). Tindak Tutur Dan Ppemerolehan Pragmatik Pada Anak Usia Dini. Jurnal Kredo, Vol. 2 No., 268–290.

Siregar, T. M. S. (2016). Menganalisis Kalimat Pada Anak Usia Dini (2-3 Tahun / Siswa Play Group). Jurnal Bahas Unimed, 27 (1).

Wahab, L. A. (2013). Pemerolehan Pragmatik Pada Anak Usia 3 Tahun; Studi Pada Asysyifa Ibrahim Warga Kendari Barat. Jurnal Al-Ta’dib, Vol. 6 No., 30–40.

Yule, G. (2006). Pragmatik (1st ed.). Pustaka Pelajar.

Published

2020-12-14

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 168 times