HUBUNGAN IMAJINASI DAN FAKTA DALAM STRUKTUR FABEL KARYA SISWA SMP MUHAMMADIYAH 05 SURAKARTA DAN SISWA SMP MUHAMMADIYAH PANGKALAN BUN

Authors

  • Yustika Krismoni Mahasiswa UMS
  • Markhamah Markhamah Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.26499/mab.v14i2.394

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendiskripsikan hubungan imajinasi dan fakta dalam struktur fabel, yang ditulis siswa dari dua sekolahan yang berbeda yaitu siswa SMP 5 Muhammadiyah Surakarta dan SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun. Metode artikel ini menggunakan analisis struktural. Jenis penelitian artikel ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam artikel ini adalah teknik analisis dokumen. Keabsahan data yang digunakan dalam artikel ini yaitu trianggulasi sumber data. Hasil artikel ini yaitu fakta yang terbanyak dari karangan siswa SMP 5 Muhammadiyah terdapat di struktur orientasi ada 8, fakta di struktur komplikasi ada 6, dan fakta di struktur resolusi hanya ada 1. Fakta yang terbanyak dari karangan siswa SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun terdapat di struktur orientasi ada 7 fabel, fakta di struktur komplikasi ada 3, dan fakta di struktur resolusi hanya ada 2. Imajinasi yang terbanyak dari karangan siswa SMP 5 Muhammadiyah terdapat di struktur komplikasi ada 5, imajinasi di stuktur orientasi ada 2, dan imajinasi di struktur resolusi ada 4. Imajinasi yang terbanyak dari karangan siswa SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun terdapat di struktur komplikasi ada 7 fabel, fakta di struktur orientasi ada 2, dan fakta di struktur resolusi hanya ada 1.Kemudian fabel yang imajinasinya terletak pada 3 struktur ada 2 fabel, selain itu ada 2 fabel yang hanya berisi fakta semua tidak ada imajinasinya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Ma’ruf, Ali Imron dan Nugrahani, F. 2017. Pengkajian Sastra: Teori dan Aplikasi. Surakarta: CV. Djiwa Amarta Press.

Arsyad, A., Syam, R., & Ardat, A. (2017). “Deskripsi Kemampuan Koneksi Matematis pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa SMP Kelas IX”. Issues in Matematics Education, 1 (1), 53-59.

Bahri, S. (2014). “Analisis Struktural Fabel Tegodek Dait Tetuntel: Representasi Perilaku Dalam Masyarakat Sasak”. Mabasan, 8 (2), 164-176.

Bhattacharya, N. (2019). “Environmental Consciousness In Indian Fables: How

and What The Pañcatantra Can Teach Our Children”. Environmental Issues: Approaches and Practices, 1 (1), 47-51.

Halida, S. (2011). “Kemampuan Menentukan Struktuk Teks Cerita Fabel Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Limbong Kabupaten Luwu Utara”. Jurnal Onoma, 2 (1), 41-54.

Frimasary, A.E. (2015). “Using Short Story to Improve Student’s Reading Comprehension (A Study At The Second Year Student Of Smpn 2 Kota Bengkulu)”. Journal of Linguistics and Language Teaching, 2 (2), 1-8.

Irshad, A., & Ahmed, M. (2015). “The Structural Analysis Of “Take Pity”: A Short Story by Bernard Malamud”. European Journal of English Language, Linguistics and Literature, 2 (1), 26-31.

Nasution, Y.A. (2018). “Peningkatan Menulis Teks Fabel melalui Model Pembelajaran Media Gambar”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1 (1), 18-29.Genjiro”. Jurnal Japanese Literature, 2 (2), 1-10.

Nurgiyantoro, Burhan. 2005. Sastra Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Published

2020-12-14

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 160 times