ANALISIS CAMPUR KODE OLEH TOKOH-TOKOH DALAM FILM LA HILA DONGGO KARYA ARY IPAN

Authors

  • Busairi Sakban Universitas Negeri Surabaya
  • Mintowati Mintowati Universitas Negeri Surabaya
  • Dianita Indrawati Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26499/mab.v14i2.344

Abstract

Campur kode dalam film tentu menarik untuk dikaji. Salah satunya film La Hila Donggo yang berasal dari Bima, diangkat dari cerita daerah setempat dengan memadukan unsur bahasa Bima dengan bahasa Indonesia serta memiliki nilai-nilai yang patut dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk campur kode dalam film La Hila Donggo serta faktor penyebab terjadinya campur kode. Penulisan artikel ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan yaitu metode simak dan menggunakan teknik catat untuk memperoleh data lisan. Adapun analisis data menggunakan metode padan dengan menggunakan teknik hubung banding menyamakan. Langkah-langkah dalam analisis data yaitu, menampilkan data bentuk campur kode, menganalisis bentuk campur kode, mengklasifikasikan bentuk campur kode, menyamakan bentuk campur kode yang sesuai dengan artinya, dan menarik kesimpulan bentuk campur kode. Adapun hasil penelitian ini ditemukan 28 bentuk campur kode ke dalam mencakup kata 17 data seperti, ori,santabe, ina, nami, nahu, mada, nggomi, ompu. Kemudian frasa 7 data seperti, dou Donggo, dana Mbojo, ana mone, lenga mada. Selanjutnya, klausa 4 data seperti, hademu nahu lenga, lao nggomi, nahu eda, lembo ade ana. Selanjutnya, adapun faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode yang terjadi dalam film La Hila Donggo meliputi, (a) faktor kebahasaan, (b) faktor kebiasaan, dan (c) faktor sikap penutur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astripona, M., Madeten, S. S., & Amir, A. (2020). Alih Kode dan Campur Kode dalam Film Batas Karya Rudi Soedjarwo. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 9 (2). Retrieved from https://jurnal.untan.ac.id.

Chaer, Abdul. & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Chaer, A. (2008). Morfologi Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Jakarta: Rineka Cipta.

Erinyanti, R, W, Syarifuddin, T, K., Datoh, K., & E, Y. (2020). Linguistik Umum. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia.

Firman. (2016). Klasifikasi dan Analisis Klausa Bahasa Culambatu. Jurnal KANDAI, 12 (2), 187–204.

Hasan, M. (2015). Reviewing the Challenges and Opportunities Presented by Code Switching and Mixing in Bangla. Journal of Education and Practice, 6 (1), 103–109. Retrieved from https://files.eric.ed.gov.

Holmes, J. (2001). An Introduction to Sociolinguistics. England: Pearson Education Limited.

Kridalaksana, H. (2011). Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Mahsun. (2005). Metode Penelitian Bahasa Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Nababan, P. W. J. (1984). Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Ohoiwutun, P. (2002). Sosiolinguistik: Memahami Bahasa Dalam Konteks Masyrakat dan Kebudayaan. Jakarta: Kesain Blance.

Padmadewi. (2014). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

R, Kunjana, R. (2001). Sosiolinguistik Kode dan Alih Kode. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suandi. (2014). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sumarsono. (2002). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wahyudin, A. (2012). Bilingualisme: Konsep dan Pengaruhnya Terhadap Individu. Seminar Internasional PIBSI XXXIV. Retrieved from http://staffnew.uny.ac.id.

Warsiman. (2014). Sosiolinguistik: Teori dan Aplikasi dalam Pembelajaran. Malang: Tim UB Press.

Published

2020-12-14

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 260 times