KETERLAKSANAAN GERAKAN LITERASI BAHASA BERBASIS KELAS PADA JENJANG SEKOLAH DASAR DI PULAU LOMBOK: PELUANG PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI

Authors

  • Syaiful Musaddat Universitas Mataram
  • A.A.I.N. Marhaeni Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.26499/mab.v14i2.335

Abstract

Pembelajaran abad 21 menghendaki penguasaan literasi tidak hanya pada literasi bahasa dan numerasi, tetapi juga literasi sains, digital, finansial, serta budaya dan kewarganegaaran. Gerakan Literasi Sekolah belum maksimal mendukung target tersebut. Padahal, sekolah-sekolah telah melaksanakan gerakan literasi sekolah sejak tahun 2016 berdasarkan Permendikbud Nomor 23 tahun 2015 tentang penumbuhan minat baca melalui kegiatan 15 menit membaca. Di Sekolah Dasar Pulau Lombok, efektivitas pelaksanaan literasi bahasa berbasis kelas masih jauh dari harapan. Tulisan ini terkait dengan 2 permasalahan, yakni (1) pelaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di Sekolah Dasar Pulau Lombok; dan (2) Pemanfaatan teknologi digital sebagai alternatif solusi dalam mengoptimalkan pelaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di Sekolah Dasar Pulau Lombok. Kajian dilakukan dengan melakukan observasi dan FGD terhadap beberapa guru dan beberapa sekolah dasar di Pulau Lombok. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan: (1) Keterlaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di SD Pulau Lombok belum efektif. Indikatornnya antara lain: (a) penataan ruang kelas belum mendukung, (b) jadwal kegiatan literasi kelas tidak ada, (c) kegiatan litersi kelas belum tercermin pada RPP dan Pelaksanaan Pembelajaran, dan (d) tidak melibatkan keluarga dan masyarakat dalam pelaksanaan program literasi; dan (2) Literasi bahasa berbasis kelas di SD Pulau Lombok perlu sentuhan magis berupa: (a) memberi sentuhan teknologi digital dalam menata struktur kelas, (b) mengembangkan pemahaman komprehensif pelaku literasi, (c) melatih guru merancang dan melaksanakan literasi terutama dengan memanfaatkan teknologi digital, dan (d) memanfaatkan teknologi digital dalam membangun hubungan dengan keluarga dan masyarakat dalam pelaksanaan literasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Beers, C. S., Beers, J. W., & Smith, J. O. (2009). A principal's guide to literacy instruction.Guilford Press.

Boothe, D., & Clark, L. (2014). The 21st century classroom: Creating a culture of innovation in ICT. In Conference Proceedings.ICT for Language Learning.

Brown, Susan. (2018). Best Practices in 21st Century Learning Environments: A Study of Two P21 Exemplar Schools. Brandman University, Irvine, CaliforniaSchool of Education.https://digitalcommons.brandman.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1197&context=edd_dissertations, diakses 12 Oktoebr 2019

Depdikbud. (2018). Strategi Literasi dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar (Modul Materi Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013).Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Dirjen Dikdasmen, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Doğan, Yadigar dan Gönül Onur Sezer. (2010). A Study on Learning Environments of Elementary School Students Taking Social Studies Course: Bursa Sample. “World Conference on Educational Sciences” (Istanbul, Turkey, February 4-8, 2010). co-organized by the Bahcesehir University. Turkey: Devid Publishing, diakses 10 September 2019

Faizah, D.U., dkk. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Dirjen Dikdasmen, Kemendikbud

Hanover Research, (2011) .School Structures that Support 21st Century Learning. 1101 Connecticut Ave. NW, Suite 300, Washington, DC 20036 P 202.756.2971 F 866.808.6585 www.hanoverresearch.com, diakses 20 September 2019

Hannah, R. (2013). The Effect of Classroom Environment on Student Learning.Western Michigan University ScholarWorks at WMU.https://scholarworks. wmich.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=3380&context=honors_theses, diakses 20 September 2019

International Literacy Association. (2016). Frameworks for literacy education reform [White paper]. Newark, DE: Author.

Kausar, Ayesha at all. (2017). Effect of Classroom Environment on the Academic Achievement of Secondary School Students in the Subject of Pakistan Studies at Secondary Level in Rawalpindi District, Pakistan. Journal of Education and Practice ISSN 2222-1735 (Paper) ISSN 2222-288X (Online) Vol.8, No.24, 2017 hal 56-63 www.iiste.org, diakses 10 November 2019

Mabaso, Bongani A. (2017). Twenty-first century skills development in rural school learners. Published by the University of Cape Town (UCT) in termsof the nonexclusive license granted to UCT by the author.

Mahsun. (2010). Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: Rajawali Press

Marhaeni, A.A.I.N., I Komang Wahyu Wiguna, I Made Gunamantha, and Nyoman Dantes. (2018) Content and Context: A Children’s Book to SupportLearning in the 2013 Curriculum. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, volume 178. 1st International Conference of Innovation in Education (ICoIE 2018)

Rochmah, Eliya, Erna Labudasari, dan Nurani Amalia. (2018). The Usefull of Augmented Reality Over the National Insight in Learning Era Disruption-Based. 1 st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) SHEs: Conference Series 1 (1) (2018) 232-239

Published

2020-12-14

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 205 times